Langsung ke konten utama

Postingan

Refleksi Sumpah Pemuda ke 92

Banda Aceh (28/10/2020) Koordinator Political Club Munawwar, S.Pd, S.IP. Sumpah pemuda, yang dilahirkan oleh sembilan organisasi kepemudaan memiliki makna yang sangat mendalam yang harus selalu diingat oleh setiap pemuda Indonesia dewasa ini, yang kerap mempersoalkan masalah sepele sehingga mendorong terciptanya perpecahan. Sumpah pemuda merupakan bukti nyata bahwa pemuda sudah ikrar dan bertekad bersatu padu. Kendati setiap pemuda yang tergabung kedalam organisasi tersebut memiiki perbedaan secara daerah asal, ras, agama dan suku. Persatuan yang dicontohkan oleh pemuda telah membangkitkan semangat juang masyarakat Indonesia dalam melawan penjajah. Pada momentum peringatan sumpah pemuda ke 92 dapat menjadi refleksi pada diri pemuda bahwa sejatinya pemuda telah menjadi pilar utama dalam berjuang dan membangkitkan semangat masyarakat dalam mengusir penjajah. Pemuda pada fase sekarang ini, mulai terlena dengan aktivitas yang tidak produktif dan tidak memiliki subtansi yang b...

Cahaya Metropolitan

    Disudut Kota Metropolitan Aku Merenung diri Apakah Kota Besar seperti ini...? Kota yang dipenuhi oleh Kendaraan yang berlalu lalang setiap waktu Ahhhhh.....Sudahlah kota besar emang seperti ini Kota dimana orang-orang sibuk mencari rezeki                                          Aku sebenarnya kecewa tingal disini                    Tidak ada lagi udara Segar yang bisa di hirup                    Asap-asap, limbah, sampah, semua ini Polusi                    Bahkan Pohon-pohon sudah banyak di tebang                     Kecewa-kecewa tidak bisa berteduh lagi    Waktu terus berputar, detik demi detik t...

Kegiatan Kebijakan Multi Years Sudah Bijakkah?

Banda Aceh 05 Oktober 2020 Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu politik dan Ilmu Pemerintahan UIN Ar-Raniry telah menyelenggarakan diskusi publik secara daring dengan mengusung tema “Kebijakan Muti Years Aceh sudah Bijjakah?. Pada pukul 09.30 Wib- 11.20 Wib. Diskusi ini dihadiri oleh tiga narasumber yaitu pertama; Abdurrahman Ahmad selaku anggota DPRA komisi IV, kedua, Eka Yanuar M.Soc.Sc selaku akademisi, dan ketiga Murtalamuddin, S.Pd, M.SP selaku pengamat kebijakan. Diskusi ini dimoderatorkan oleh Rizkika Lhena Darwin. Diskusi secara daring ini dihadiri oleh Dosen, Wartawan, Mahasiswa, Ngo/LSM, dan masyarakat umum. Nyanyak Marawan Putri selaku ketua Panitia menyampaikan sangat bersyukur bahwa diskusi secara daring ini telah terlaksana dengan baik bahkan melebihi target peserta. Awalnya kegiatan ini hanya ditargetkan diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat umum namun kenyataannya diikuti oleh berbagai kalangan. Ide dasar kegiatan ini berdasarkan realita yang terjadi dimasyar...

Corona menghentikan semua, kecuali Pilkada

Sejak Maret lalu, corona mulai santer terdengar di Indonesia. Oleh sebab itu kemudian Pemerintah mengumumkan akan bahaya terpaparnya virus tersebut sehingga beberapa kebijakan dikeluaran mulai dari social distancing, anjuran mematuhi 3 M ( Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Memakai Masker ), juga protokoler kesehatan diberbagai aktivitas di masyarakat. Adanya penyebaran virus tersebut memaksa pola kehidupan berubah di masyarakat. Anjuran untuk aktivitas – aktivitas mulai dari pekerjaan, pembelajaran, dan lain semacamnya yang biasanya dilakukan dengan secara langsung kini terpaksa dilaksanakan dalam jaringan. Selama kurang lebih 7 bulan bertahan dengan ganasnya covid 19 ini, juga telah memunculkan banyaknya korban meninggal akibat paparan virus tersebut, berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh BNPB melalui situs covid19.go.id, dalam hal ini Satuan Tugas Penanganan Covid – 19 data terbaru sebaran covid secara Global menjangkit 216 Negara dengan 17.660.523 Jiwa terkonfirmasi...

Pejuang Pendidikan

Engkau selalu datang pada pagi hari Engkau selalu menghapiri setiap gegap gulita Engkau selalu mengutamakan kepetingan para peserta didik dibandingkan dirimu Tak jarang engkau lupa bahwa engkau belum makan Tak Jarang engkau lupa bahwa engkau belum tidur saking menikmatinya untuk mendidik generasi bangsa ini Tak jarang engkau tidak dibayar namun itu bukan sebuah persolan Engkau tidak menjadikan profesi pendidik sebagai lahan mencari uang namun semua itu adalah pengabdian sungguh mulia wahai para pejuang pendidikan Engkau berjuang demi mewujudkan perubahan engkau berjuang demi mewujudkan para pendahulu bangsa engkau mengerti apa itu penghorban para pejuang maka engkau layak dilabelkan sebagai pejuang pendidikan pengabdian tanpa batas.......... *) Penulis: Munawwar

Rindu Kembali ke kala itu

Angin berhembus secara perlahan-lahan pada hari itu Ingatan daku secara perlahan-lahan berselancar pada kala itu Kala itu daku menempuh pendidikan pada jenjang strata satu kala itu berbagai cita-cita mulai dipikirkan kala itu berbagai aktivitas mulai dirancangkan berbagai prestasi mulai diperoleh berbagai pengakuan mulai didapati seakan-akan semuannya sudah on track namun daku sadar bahwa semuannya belum on track seluruhnya hari ini daku mulai hilang arah dan mulai berada dipersimpangan kebigungan. Entahlah semuanya ini daku tetap berharap akan ada dan kembali pada kala itu. Aku dan kala itu......................

4 Tips Untuk Membangun Personal Branding di Dunia Kampus

               Ada berbagai strategi branding yang di posting bermacam-macam artikel yang ada di dunia internet terutamanya yang berbentuk website, sehingga bagi yang membacanya sangat ingin menerapkan strategi yang di tulis di sana. Ini ada beberapa 5 Tips untuk membangun personal branding di dunia kampus apalagi sekarang ini sudah masuk pembelajaran semester pertama bagi mahasiswa baru. Pasti kita sebagai Maba ingin dikenal oleh teman-teman angkatan atau teman dari berbagai jurusan tidak lupa juga kakak angkatan kita yang banyak bermuka seram/garang ketika dimasa tahun ajaran baru. 1.        Memberanikan Untuk Menjadi Ketua Kelas (Komting) Kenapa ini sangat perlu ketika kita sedang menjadi mahasiswa baru, karena ketika kita sudah menjadi ketua kelas maka kita mendapatkan amanah dari dosen sehingga kita mendapatkan keuntungan lebih dekat dengan dosen, segala urusan yang ber...