Langsung ke konten utama

Postingan

Opini : Mengungkap HAM di Era Populisme dan Pasca Kebenaran

Foto profil penulis         Legitimasi HAM sudah jauh hari ditorehkan para pendiri Indonesia dalam sila ke-5 :yakni Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, jauh sebelum disahkannya pasal 27 Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, tidak diragukan lagi bahwa HAM harus ditegakkan dan dijungjung tinggi oleh semua kalangan baik pemerintah maupun masyarakat sipil sehingga kesejahteraan sebagai tujuan sebuah negara dapat tercapai dan terealisasi. Pada prinsip HAM, Pemerintah atau negara punya 3 kewajiban yang harus dipenuhi, yaitu to respect (Menghormati) , to protect  (Melindungi) dan to fullfil  (Memenuhi). salah satu kajian yang sustainable  adalah bagaimana upaya untuk mencapai hak-hak tersebut, bukan hanya sekedar membuat regulasi yang mendukung, namun ada implementasi sebagai kunci kesuksesan regulasi. Hanya saja, bagaimana jika regulasi yang diciptakan malah membuat HAM sendiri tersudutkan?  Contohnya seperti UU Ormas yang ...

GELOMBANG ARUS JIWA

foto koleksi pribadi Aku memang bukan orang kaya Aku juga bukan anak pejabat Dan bukan juga anak konglomerat Alhamdulillah aku bersyukur sekali menjadi anak petani Hidup aku ini memang sederhana Dari SD sampai sekarang masih biasa saja Aku ini bukan tidak mau berubah Jiwa ini yang belum siap berubah Semua orang memiliki mimpi Mimpi jadi orang kaya atau mimpi menjadi pengusaha Semenjak perkembangan zaman mimpi itu berubah-ubah inilah yang dinamakan gelombang arus jiwa adakalanya kita mengikuti arus atau melawan arus Semua itu untuk menjaga ketenangan jiwa jangan sampai gelombang itu terombang-ambingkan Aku di lautan Aku pantas menentukan apa yang diinginkan Pasti ada saatnya aku bisa bersaing dengan orang-orang kaya Untuk mengisi di satu sistem di dunia ini. Penulis: Jakfar Pegiat di Political Club

Momentum Idul Adha 1439 H: Para Politisi dapat mengambil pembelajaran

Photo/Munawwar Kordinator Political Club.       Banda Aceh (22/08/2018) Munawwar Koordinator Political Club Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Syiah kuala, berharap momen idul adha 1439 H, dapat menjadi suatu acuan intropeksi diri bagi para politisi dalam bertarung dalam tahun politik     2019. Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan idul adha adalah pengorbanan Ismail yang rela dikurban untuk melaksanakan perintah Allah, tentunnya kerelaan Ismail ini di dasari atas kepercayaannya, bahwa perintah tersebut merupakan hal yang terbaik untuknya. Seyogiannya para politisi yang terpilih untuk mewakili rakyat di masing masing pemilihan, harus memiliki orientasi untuk berjuang dan berani berkorban untuk mewujudkan kebutuhan rakyat pemilihannya. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Ismail di kala datang perintah untuk disembelih maka Ismail dengan rasa keridhaannya menerimanya. Dewan Perwakilan Rakyat memiliki tupoksi untuk mewakil...

Political Club harap Pilkada Aceh Selatan Hasilkan Pemimpin berintegritas

Aceh Selatan : (01/07/2018). Jakfar Sekretaris Jenderal Political Club Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala dan juga putra asli Aceh Selatan. Berharap prosesi pilkada Aceh Selatan yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu dapat menghasilkan pemimpin Aceh Selatan yang terbaik ke depan. Prosesi pelaksanaan Pilkada Aceh Selatan yang lalu berdasarkan pantauan saya sudah berjalan dengan baik, mayoritas masyarakat Aceh Selatan telah menggunakan hak pilihnya. Kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pemilihan kepala daerah yang lalu, tentunya tidak lepas daripada usaha yang telah dilakukan oleh penyelenggara pemilihan umum. Dalam sistem demokrasi, pemilihan umum menjadi salah satu barometer yang digunakan untuk melihat sejauh mana telah di implementasikan nilai-nilai demokrasi tersebut ujar Jakfar. Sejauh ini banyak sekali, lembaga-lembaga survei telah melakukan quint count terhadap Pilkada Aceh Selatan, sudah muncul presentase ...

Munawwar Harap Pemilukada Di Aceh Berjalan Baik Dan Lancar

Photo: Koleksi Pribadi Banda Aceh -   Munawwar Koordinator Political Club Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala berharap pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah di tiga Kabupaten di Aceh yaitu: Aceh Selatan, Pidie Jaya dan Subusalam yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 atapun seminggu lebih sedikit pasca idul Fitri 1439 H dapat berjalan dengan baik tanpa adanya kecurangan, karena tentunya proses pemilihan kepala daerah yang baik dan bersih tentunya dapat menghasilkan pemimpin yang baik.  "Kunci utama dalam melahirkan pemimpin yang baik tidak lain dan tidak bukan ada pada prosesnya. Pemilu menjadi barometer bahwa nilai- nilai demokrasi sudah di implementasi. Ada kecemasan yang selalu menghantui pelaksanaan pesta demokrasi di Aceh, yaitu: Adanya praktek money politik dan intimidasi yang akan terjadi". Jelas Munawar Memang kedua hal itu,  menjadi dua hal yang berpotensi terjadi,  di tambah lagi kondisi perpolit...

Sapaan kecil dari tuhan di tanah rencong

                                                                    Karya: Hasfrilla Yulanda                                                            Mahasiswa pendidikan fisika Uin Ar-Raniry Dari sunyi malam sebelum fajar.. Di bawah rembulan, bersama deburan ombak Dedaunan kelapa yang terus menari mengikuti alunan angin Seakan menjadi melodi pengisi luka Kini.. Ku pejamkan kembali mata ini di dalam samudera hitam Membawa diri bersama kenangan kelam Membalutnya ke dalam lumpur, yang menimbun duka di bawah puing-puing karang lautan dalam Di kala itu, dunia seolah membisu tak bernada Mentari yang hanya memandang dari baliknya awan Dan la...

MENATA GENERASI MUDA ACEH TANPA NARKOBA

Ilustrasi Geogle Penulis: Munawwar          Izinkan penulis untuk membuka penulisan ini, dengan membuka mengutip peryataan Presiden Indonesia pertama, yaitu Soekarno,  “Berikan 10 pemuda maka akan kita goncangkan dunia” tentunya bukan suatu pernyataan biasa tanpa memiliki makna sedikit pun. Malah sebaliknya pernyataan ini memiliki makna cukup besar dan juga memiliki pengertian peran pemuda ataupun generasi muda cukup sentral, untuk membuat negara ini bisa maju.                Apalagi ada siklus alamiah yang berlaku, dimana genarasi tua akan digatikan oleh generasi muda, oleh sebab itu tentunya mengharuskan kita untuk mempersiapkan generasi secara baik, agar bisa mneghasilkan generasi muda yang baik secara kualitas maupun kuantintas. Tentunya menghasilkan generasi muda yang memiliki kualitas maupun kuantitas bukanlah pekerjaan mudah, apalagi dewasa ini kita telah memasuki era globalisasi...