Langsung ke konten utama

Postingan

Anak Muda Peduli Lingkungan

Documentasi KOMUNITAS Meurah Nanggroe Meureude (20/06/2022) dalam siaran persnya, Komunitas Meurah Nanggroe melaksanakan kegiatan anak muda peduli lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada 08.00 Wib s.d 12.30 Wib di Pantai Meurah Seutia, Meureudu, Pidie Jaya. Bermitra dengan Yayasan Keadilan dan Perdamaian (YKPI) dan didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Pidie Jaya. Nyanyak Marawan Putri selaku ketua komunitas menyampaikan Ada 33 orang yang hadir terdiri dari 17 pedagang Pantai Meurah Seutia, 4 orang mewakili Dinas Lingkungan Hidup, 5 orang mewakili aparatur Gampong, 3 orang mewakili pihak pesantren dan 4 orang sebagai panitia. Aparatur Gp sangat mendukung dan juga sangat antusias menyambut kegiatan ini dilaksanakan ditempat mereka tutupnya. Ada empat tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni sebagai berikut; (1) Melahirkan pedagang yang memiliki kepedulian lingkungan tinggi, (2) Agar produksi sampah plastik dapat diminimalkan di objek wisata pantai meurah seutia, (3) Lahirnya...

Vaksinasi Jadi “Benteng” Jurnalis Bekerja di Tengah Pandemi Covid-19

Varian virus baru Covid-19 muncul menjelang akhir 2019 dan masuk ke Indonesia pada 2020. Hari-hari setelahnya di layar televisi selalu dihiasi oleh pemberitaan tersebut. Kehadiran virus itu lambat laun memengaruhi berbagai pola aktivitas kita, termasuk mereka yang bekerja di sektor publik seperti jurnalis. Jurnalis yang biasanya berinteraksi langsung dengan para narasumber di lapangan, pola kerjanya berubah melalui berbagai perantara seperti menelepon untuk menghindari pertemuan langsung, atau menggunakan aplikasi seperti Google Zoom, Google Meet, dan sebagainya. Was-was saat ke lapangan menjadi sebuah keniscayaan di antara keinginan mengabarkan informasi kepada masyarakat atau potensi tertular Covid-19. Bekerja sebagai jurnalis “di masa-masa sulit” (istilah yang saya gunakan untuk membedakan bekerja dalam situasi normal dengan situasi pandemi covid-19) sangat menguji adrenalin. Hal ini diakui Hendri Irawan, salah satu wartawan media IndojayaNews.com. yang bertugas di area Kota Banda A...

Diskusi Online Spesial Ramadhan

Banda Aceh (Rabu, 27 April 2022) Political Club menyelenggarkan diskusi dengan mengusung tema “Aceh Ditetapkan Sebagai Daerah Termiskin Di Sumatera, Sudah Tepatkah?”. Kegiatan ini menghadirkan dua orang narasumber yakni: pertama Tajul Ula, S.E., M.Si Akademisi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Kedua, Mukhrijal, S.IP., M.IP akademisi Ilmu Pemerintahan Universitas Syiah Kuala (USK) dan Researcher at Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Budaya (PPISB) USK. Kegiatan ini dimoderatori oleh Nyanyak Marawan Putri Mahasiswa S-2 Departemen Politik & Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gajah Mada (UGM). Kegiatan ini dimulai pada pukul 14.00 Wib s.d 17.00 Wib dengan mengunakan platform Google Zoom.  Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 88 orang dengan berbagai latar belakang keilmuan meliputi Ilmu Sosial, Ekonomi, Hukum dan sebagainya. Tidak hanya itu saja, lintas daerah dan Universitas. Meliputi, Universitas Syiah Kuala, UIN Ar- R...

PPP Mewakili Segmentasi Umat Islam

  Apabila kita telusuri, Partai Politik muncul bersamaan dengan lahirnya semangat kebangsaan pada masa pendudukan Belanda. Embrio lahirnya partai politik didasarkan pada Maklumat Pemerintah 3 November 1945. Melalui maklumat tersebut pemerintah memberikan pesan dan menghendaki agar partai politik dapat dilahirkan. Tentu Tujuannya agar berbagai aliran paham yang ada dalam masyarakat dapat dipimpin ke jalan yang teratur. Segmentasi kelompok sudah muncul sebelum Indonesia dimerdekakan namun segmentasi itu diredam oleh para pendiri negara. Partai Politik hadir untuk mewakili segmen kelompok masyarakat tertentu. Pertanyaan mendasar yang muncul mengapa Indonesia memberikan ruang kepada partai politik?  Dalam rangka menjawab pertanyaan tersebut penulis mengutip pendapat Ichlasus Amal bahwa partai politik merupakan keharusan dalam kehidupan politik modern yang demokratis. Partai Politik sebagai suatu organisasi secara ideal dimaksudkan untuk mengaktifkan dan memobolisasi ...

Tantangan Dan Benturan Konsep HAM Dengan Kearifan Lokal Studi Kasus Aceh

Sejarah HAM        Hak Asasi Manusia merupakan suatu hak yang melekat pada diri sesorang sejak lahir. Menurut UU Menurut UU No. 39 tahun 1999 HAM ialah seperangkat hak yang melekat pada hakikat setiap keberadaan manusia yang merupakan makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Hak merupakan anugerah-Nya yang haruslah untuk dihormati, dijunjung tinggi, serta dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang untuk kehormatan serta perlindungan harkat martabat manusia.  Sejarah Hak Asasi Manusia sudah berlangsung cukup lama, di awali pada tahun 1215 dengan lahirnya Makna Charta di Inggris . Dalam Makna Charta itu dicantumkan hak-hak para bangsawan yang harus dihormati Raja Inggris. Walaupun terbatas dalam hubungan anatara Raja dan Bangsawan, namun suatu prinsip bahwa hak-hak tertentu telah diakui eksistensinya oleh pihak penguasa. Hal ini merupakan awal suatu kemenangan.  Perkembangan HAM selanjutnya adalah pada Revolusi Amerika tahun 1776 yang melahi...

SMP Methodist Banda Aceh Lauching Buku Ontologi Siswa

Banda Aceh, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Methodist Banda Aceh menyelenggarakan Lauching buku antologi karya peserta didik dengan judul Warna-Warni Dibalik Pagar Biru pada 25 November 2021 pukul 10.00 Wib S.d Selesai. Kegiatan lauching ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional ke 76 tahun. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Pengawas SMP Methodist Banda Aceh, Kepala Sekolah TK Methodist Banda Aceh, Kepala Sekolah SD Methodist Banda Aceh dan SMA Methodist Banda Aceh. Selain itu juga hadir semua guru dan staf SMP Methodist Banda Aceh.  Peserta didik SMP Methodist Banda Aceh mengikuti kegiatan lauching ini dengan begitu antusias. Aula sebagai tempat pelaksanaan sudah dipadati oleh peserta didik sejak pukul 09.30 Wib. Dalam laporannnya, Ketua Gerakan Literasi Sekolah (G...

MENGHILANGKAN ILEGAL LOGING DI PIDIE DENGAN MEMBUKA LAPANGAN PEKERJAAN

          Aceh adalah suatu daerah yang barangkali terkenal dengan konflik yang terjadi sejak dahulu, namun Aceh juga menjadi, suatu daerah yang memiliki beragam sumber daya alam yang melimpah, bahkan hal ini juga membuat berbagai pihak iri akan apa yang di miliki oleh Aceh, Di Aceh terdapat 23 kab baik itu yang berbentuk kotamadya maupun kota adminisifratif lainnya. Hampir di setiap kab yang berada dalam wilayah Aceh terdapat pertambangan, hutan dan juga lahan yang begitu luas. Penulis dalam hal ini mencoba untuk membahas Pidie suatu Kabupaten yang unik dan memiliki beragam kelebihannya.       Pidie barangkali terkenal dengan beberapa sosok yang di anggap pahlawan maupun di anggap sebagai biangkladi lahirnya konflik di Aceh, sosok yang di anggap pahlawan yaitu tgk chik di tiro, beliau menjadi sosok yang cukup berjasa di dalam berjuang untuk mengusir Belanda, hingga beliau wafat akibat di racun oleh pihak Belanda, selanjutnya barangkal...