Langsung ke konten utama

Himapol Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan

Fhoto bareng dengan bapak Davi abdullah


Banda aceh- sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan jurnalistik dan kehumasan dengan tema “menulis untuk mencerdaskan masyaraat” yang berlangsung di aula badan perencanaan pembangunan daerah (BAPPEDA) Aceh, pada tanggal 24 desember 2016 acara ini juga di selengarakan di aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsyiah, 25/12/2016.
Hari pertama pelatihan , tanggal 24 desember 2016 para peserta di berikan materi oleh davi abdullah (asosiasi produser kompas) yang berlangsung pukul 10.00-17.30 wib di aula bappeda dimana para peserta di ajarkan bagaimana cara pengambilan shot (gambar) dan sekaligus pratik lapangan.
Hari kedua pelatihan, tanggal 25 desember 2016 para peserta di berikan materi oleh yarmen dinamika (direktur pelaksana harian serambi) yang berlangsung pukul 10.00 - 16.00 wib, di aula fisip unsyiah, peserta melakukan pratik lapangan mengenai pembuatan pres release.
Dalam pelatihan ini yarmen dinamika menyebutkan bahwa konsep penulisan berita yang dilakukan serambi dengan menggunakan konsep multi anggle “pelatihan ini di selengarakan untuk menghasilkan penulis-penulis baru yang bisa mencerdaskan masyarakat tutur munawwar sebagai sekretaris panitia.
Peserta pelatihan ini dan kehumasan ini terdiri oleh mahasiswa unsyiah dan mahasiswa Universitas Syiah Kuala dan mahasiswa Uin Ar-raniry acara ini diselengarakan oleh himpunan mahasiswa ilmu politik (Unsyiah ) dan bekerja sama dengan pemerintah aceh.

Penulis:
Nurjannah
mahasiswa ilmu komunikasi unsyiah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ekofilosofi Deforestasi: Tinjauan Sosial dan Lingkungan di Kota dan Kabupaten Bima

  Oleh: Muhammad Muhajir Ansar & Muhammad Rahul Mulyanto* Deforestasi merupakan kondisi luas hutan yang mengalami penurunan akibat adanya konvensi hutan lahan untuk pemukiman, pertanian, infrastruktur, perkebunan, dan pertambangan. Perubahan lahan hutan menjadi lahan non hutan dapat menyebabkan pemanasan global, longsor, banjir, dan bencana alam lainnya karena akibat dari kebakaran hutan, dan penebangan kayu yang berlebihan. Deforestasi sangat berkaitan dengan penebangan atau pembalakan liar yang dapat mengancam seluruh makhluk hidup, baik hewan maupun manusia. Kota Bima dan Kabupaten Bima, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, memiliki kekayaan alam berupa hutan yang penting bagi ekosistem lokal, dan masyarakat sekitarnya. Namun, alih-alih untuk menjaga kekayaan alamnya, wilayah sedang menghadapi ancaman deforestasi yang sangat signifikan. Perubahan lahan hutan di Bima telah berdampak pada berbagai aspek, seperti, lingkungan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat, terutam...

TERPENJARA OLEH GELAR: REALITAS SOSIAL KAUM TERDIDIK

  Oleh: Muhammad Rahul Mulyanto* Dibalik kesenangan dan sorak sorai keluarga saat seseorang mencapai puncak pada pendidikan (di wisuda), atau bahkan dibalik tepuk tangan publik atas gelar akademik yang diraih oleh seseorang, tersembunyi sebuah beban yang jarang dibicarakan, “Beban Untuk Sempurna”. Masyarakat tidak hanya memberikan sebuah pujian dan penghargaan atas gelar yang dicapai pada mereka yang berpendidikan, tapi juga menempatkan mereka dalam sebuah ekspetasi yang sempit dan seringkali menyesakkan. Orang-orang berpendidikan bukan hanya dituntut untuk selalu berpikir jernih dan benar, tetapi juga harus bersikap dengan baik, bebrbicara yang benar, dan bahkan bercanda pun harus mengikuti standart dari etika sosial. Pada perihal ini pendidikan menjadi beban yang menghalangi kebebasan dari orang yang berpendidikan. Padahal jika dianalisis lebih dalam Pendidikan menjadi sebuah wadah untuk berpikir kritis dan memberikan kebebasan pada mereka yang juga kaum terpelajar. Namun, dewasa...

Penindasan Tidak Akan Berakhir

  Oleh: Muhammad Rahul Mulyanto* Penindasan bukan bagian dari fenomena baru dalam sejarah umat manusia. Penindasan terjadi sudah berabad-abad yang lalu, dan akan tetap terus ada jika manusia masih menjadi penghuni bumi. Meskipun berbagai macam upaya yang terealisasi untuk melawan, mengakhiri, atau mengurangi praktik penindasan, kenyataannya bentuk-bentuk penindasan masih dirasakan oleh manusia hingga dewasa ini. Mengapa demikian? Karena sistem politik, sosial, ekonomi, dan budaya justru mendorong bahkan menerapkan praktik-praktik yang menindas tanpa sadar ataupun tidak. Saya akan mengawali pada sistem politik, sistem politik dari masa pra-revolusi perancis, pasca revolusi prancis, hingga saat ini sistem politik menjadi bagian paling penting pada penerapan praktik penindasan yang dilakukan oleh elit-elit birokrat pada masyarakat. Kebijakan-kebijakan politik dibentuk atas kesepakatan mereka-mereka saja tanpa melibatkan masyarakat yang lebih mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyara...