Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Demokrasi

Perubahan Hegemoni AS Pasca Pilpres 2020

             Semenjak memasuki tahun 2020 banyak kejadian yang tidak terduga yang berlangsung di belahan dunia ini, karena dunia dihebohkan persebaran pandemi yang sangat mematikan di era 4.0. Terutama dizaman ini perkembangan teknologi informasi sangat pesat oleh karena itu segala informasi yang ada dibelahan dunia langsung tersebar kemana-mana terutama informasi pandemi Coronavirusdisease (Covid-19) ini yang awal munculnya di Negara Cina tepatnya wuhan salah satu kota yang banyak penduduk nya, itu kejadian ketika seorang pedagang ikan merasakan tidak enak badan sehingga dia langsung untuk berobat ke rumah sakit. Setelah dari sana ada pesan dari tenaga medis bahwa anda harus untuk istirahat dan selalu menggunakan masker, sarung tangan, dan jaga jarak.       Persebaran nya juga sangat cepat sehingga dunia pada saat itu memberlakukan lockdown untuk mengatasi persebaran pandemi covid-19. Seperti di beberapa ...

Kegiatan Kebijakan Multi Years Sudah Bijakkah?

Banda Aceh 05 Oktober 2020 Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu politik dan Ilmu Pemerintahan UIN Ar-Raniry telah menyelenggarakan diskusi publik secara daring dengan mengusung tema “Kebijakan Muti Years Aceh sudah Bijjakah?. Pada pukul 09.30 Wib- 11.20 Wib. Diskusi ini dihadiri oleh tiga narasumber yaitu pertama; Abdurrahman Ahmad selaku anggota DPRA komisi IV, kedua, Eka Yanuar M.Soc.Sc selaku akademisi, dan ketiga Murtalamuddin, S.Pd, M.SP selaku pengamat kebijakan. Diskusi ini dimoderatorkan oleh Rizkika Lhena Darwin. Diskusi secara daring ini dihadiri oleh Dosen, Wartawan, Mahasiswa, Ngo/LSM, dan masyarakat umum. Nyanyak Marawan Putri selaku ketua Panitia menyampaikan sangat bersyukur bahwa diskusi secara daring ini telah terlaksana dengan baik bahkan melebihi target peserta. Awalnya kegiatan ini hanya ditargetkan diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat umum namun kenyataannya diikuti oleh berbagai kalangan. Ide dasar kegiatan ini berdasarkan realita yang terjadi dimasyar...

POLITISASI MASKER MASA COVID-19

"Masker yang dijadikan untuk mencegah Covid-19, tapi masker sudah dibalut dengan politik" (anonimus) Corona Pertama              Semenjak COVID-19 menyerang Dunia yang berawal dari Wuhan, Cina sehingga dalam 24 jam sudah menambah korban pasien Covid-19 tidak perlu waktu lama untuk menyebarkan virus ini kepada manusia, dimasa tersebut dunia dihebohkan dengan proses penyebaran virus Covid-19 yang sudah hampir membuat tingkat prekonomian disuatu negara lumpuh karena banyak pemimpin negara menerapkan bagi masyarakatnya supaya bisa tinggal dirumah untuk sementara, segala sesuatu seperti sekolah, perkantoran, sarana publik, dan lain-lain itu sepi tidak ada orang.           Apalagi ketika kita mau keluar rumah harus selalu membawa peralatan seperti masker, hand sanitizer, dan alat pelindung diri lainnya yang harus selalu dibawa untuk mencegah virus tersebut menyebar kekita. Indonesia salah satu nega...

KUASA RECEH DAN PENGKHIANATAN

Foto koleksi pribadi "Nilai pengkhianat tidak lebih dari kotoran yang ia keluarkan dari duburnya" (Anonimus)             Tameng harapan terakhir yang dimiliki setiap bangsa adalah pendidikan dan juga hasil dari pendidikannya. Pendidikan dengan seluruh sistem yang diberlakukan menentukan arah perjalanan sebuah negeri, karena dari situlah tunas selanjutnya lahir. Peran yang sangat penting diemban oleh kaum yang hidup dalam lingkup pendidikan. Lebih spesifik, pendidikan yang dimaksudkan penulis adalah para Millenials yang sedang berproses dalam dunia kampus.             Seuntai kalimat dari seorang pejuang kemanusiaan Afrika Selatan, Nelson Rolilahla Mandela, “Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia’. Makna terdalam kalimat itu adalah adanya pemusatan secara berkesinambungan terhadap apa yang disebut Mary Evans (2004) dengan Driven to S...

Opini : Mengungkap HAM di Era Populisme dan Pasca Kebenaran

Foto profil penulis         Legitimasi HAM sudah jauh hari ditorehkan para pendiri Indonesia dalam sila ke-5 :yakni Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, jauh sebelum disahkannya pasal 27 Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, tidak diragukan lagi bahwa HAM harus ditegakkan dan dijungjung tinggi oleh semua kalangan baik pemerintah maupun masyarakat sipil sehingga kesejahteraan sebagai tujuan sebuah negara dapat tercapai dan terealisasi. Pada prinsip HAM, Pemerintah atau negara punya 3 kewajiban yang harus dipenuhi, yaitu to respect (Menghormati) , to protect  (Melindungi) dan to fullfil  (Memenuhi). salah satu kajian yang sustainable  adalah bagaimana upaya untuk mencapai hak-hak tersebut, bukan hanya sekedar membuat regulasi yang mendukung, namun ada implementasi sebagai kunci kesuksesan regulasi. Hanya saja, bagaimana jika regulasi yang diciptakan malah membuat HAM sendiri tersudutkan?  Contohnya seperti UU Ormas yang ...

Momentum Idul Adha 1439 H: Para Politisi dapat mengambil pembelajaran

Photo/Munawwar Kordinator Political Club.       Banda Aceh (22/08/2018) Munawwar Koordinator Political Club Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Syiah kuala, berharap momen idul adha 1439 H, dapat menjadi suatu acuan intropeksi diri bagi para politisi dalam bertarung dalam tahun politik     2019. Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan idul adha adalah pengorbanan Ismail yang rela dikurban untuk melaksanakan perintah Allah, tentunnya kerelaan Ismail ini di dasari atas kepercayaannya, bahwa perintah tersebut merupakan hal yang terbaik untuknya. Seyogiannya para politisi yang terpilih untuk mewakili rakyat di masing masing pemilihan, harus memiliki orientasi untuk berjuang dan berani berkorban untuk mewujudkan kebutuhan rakyat pemilihannya. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Ismail di kala datang perintah untuk disembelih maka Ismail dengan rasa keridhaannya menerimanya. Dewan Perwakilan Rakyat memiliki tupoksi untuk mewakil...

Political Club harap Pilkada Aceh Selatan Hasilkan Pemimpin berintegritas

Aceh Selatan : (01/07/2018). Jakfar Sekretaris Jenderal Political Club Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala dan juga putra asli Aceh Selatan. Berharap prosesi pilkada Aceh Selatan yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu dapat menghasilkan pemimpin Aceh Selatan yang terbaik ke depan. Prosesi pelaksanaan Pilkada Aceh Selatan yang lalu berdasarkan pantauan saya sudah berjalan dengan baik, mayoritas masyarakat Aceh Selatan telah menggunakan hak pilihnya. Kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pemilihan kepala daerah yang lalu, tentunya tidak lepas daripada usaha yang telah dilakukan oleh penyelenggara pemilihan umum. Dalam sistem demokrasi, pemilihan umum menjadi salah satu barometer yang digunakan untuk melihat sejauh mana telah di implementasikan nilai-nilai demokrasi tersebut ujar Jakfar. Sejauh ini banyak sekali, lembaga-lembaga survei telah melakukan quint count terhadap Pilkada Aceh Selatan, sudah muncul presentase ...

Tantangan dan benturan HAM dengan Kearifikan Lokal studi kasus Aceh

ilustrasi Geogle Penulis: Munawwar        Hak Asasi Manusia merupakan suatu hak yang melekat pada diri sesorang sejak lahir. Menurut UU Menurut UU No. 39 tahun 1999 HAM ialah seperangkat hak yang melekat pada hakikat setiap keberadaan manusia yang merupakan makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Hak merupakan anugerah-Nya yang haruslah untuk dihormati, dijunjung tinggi, serta dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang untuk kehormatan serta perlindungan harkat martabat manusia.             Sejarah Hak Asasi Manusia sudah berlangsung cukup lama, di awali pada tahun 1215 dengan lahirnya   Makna Charta di Inggris . Dalam Makna Charta itu dicantumkan hak-hak para bangsawan yang harus dihormati Raja Inggris. Walaupun terbatas dalam hubungan anatara Raja dan Bangsawan, namun suatu prinsip bahwa hak-hak tertentu telah diakui eksistensinya oleh pihak penguasa. Hal ini merupakan awal suatu kemenang...