Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label nasional

Gender itu Menghanyutkan Perempuan Tangguh

Sumber foto dari Google Tuangkanlah bantahan-bantahan ketidaksetaraan! Teruslah suarakan wahai para aktivis gender! Anda begitu mulia turun ke jalan, berkomentar di ranah publik, sampai mengsosialisasikan tuntutan-tuntutan yang menurut anda benar. Namun yang harus anda pahami wahai kawan-kawan saya yang selalu berbangga dengan status aktivis gender! pada hakikatnya para perempuan di Indonesia sudah terbiasa dengan pekerjaan domestik, bukan hanya itu, mereka adalah sosok yang paling luar biasa dan berperan penting dalam melahirkan generasi muda. Jika pertikaian tupoksi subordinasi menjadi sebuah acuan, maka bom perceraian akan tersebar dimana-mana. Benar-benar akan menjadi satu kesatuan penyebab generasi muda hancur akibat keluarga yang tidak harmonis. Tahu bukan kalau keluarga adalah pendidikan yang paling utama untuk anak? perihal yang dianggap sakral adalah tatanan mindset yang dibangun oleh para aktivis gender cenderung memojokkan pihak laki-laki. Padahal landasan yang ki...

Bisakah Indonesia Bermimpi Menjadi Negara Islam? dari ‘Aceh untuk Indonesia’

sumber : Koleksi pribadi Tulisan ini bukan untuk mengkritisi opini Putri Mulya Sari Bisakah Indonesia Menjadi Negara Islam ?  ( http://www.political-club.com/2016/05/bisakah-indonesia-menjadi-negara-islam.html  ).  Hanya sekedar celoteh tentang ekspektasi yang tak realistik. Jauh di ujung sejarah pendirian negara Indonesia, Perdebatan tentang ideologi atau pegangan negara Indonesia sudah game is over , yakni butir pertama Pancasila “Ketuhanan yang Maha Esa”. Pendapat para tokoh, cendikia, bahkan siapapun yang mengatakan Indonesia bisa menjadi Negara Islam, menurut penulis itu adalah sikap yang keliru, atau belum melihat sejauh mana kejadian sejarah ketika sidang ke-2 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), beberapa anggota perumus yang termasuk didalamnya Soekarno, Dr. Sutomo, dkk. Yang mayoritas muslim dapat dinetralisasi oleh kehadiran 1 orang non-muslim, perbandingannya 8:1. Dengan kejadian yang jelas seperti itu, mungkinkah Indonesia menjadi...

Ketergantungan Indonesia Semakin Menerka

Foto koleksi pribadi Karya Agam Ramadhan Alangkah malangnya Negeri ini, Kemerdekaan yang sudah meranjak tua bangka masih saja terbelit-belit oleh bayang-bayang kegelapan, bayang-banyang mimpi buruk yang terus akan menghantui penduduknya, dari masa ke masa, sampai generasi ke generasi. Entah kapan tanah air tercinta ini dapat mencapai tujuannya sesuai yang tertera dalam naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Mensejahtrakan rakyat, merupakan kutukan setiap negara yang tidak pernah bisa diatasi. Berbagai hal dilakukan, berbagai proyek pengembangan dan pemberdayaan dieksekusi. Namun tetap saja, konsep kesejahtraan tidak seindah yang tertuang dalam buku Plato yang berjudul ‘Republik’.  Mengedepankan Keadilan demi mencapai kesejahtraan, padahal pada hakikatnya keadilan hanya ada pada mereka yang mengerti, dan kesejahtraan hanya ada pada mereka yang beriman kepada tuhannya. Sesungguhnya, Mensejahterakan rakyat adalah cita-cita buta bagi negara, karena kesejahtraan adalah ...