Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisi

JERITAN GELAP

Sumber : Google Ada tapi bagai tiada Asa itu bagai hilang tertelan gelap Tertawa bagai tangis Tak seperti cermin yang diam Datang dengan harapan penuh Semangat yang membara bagai berlari di pasang pasir nan gersang Seorang diri meratapi di ujung gelap itu Menanti uluran tangan yang tak mati hati Terlalu banyak kepuraan dalam uluran tangan  Bagaikan skenario hingga ending semua terseting indah Terlalu lucu, memberi uluran lalu dengan keras mendorong Lihat lah gelap itu Gelap yang hanya membutuhkan setitik terang Gunakan telinga bukan hanya mata Buka hati bukan hanya buka dompet Jeritan...

UCAPAN SETIAP AYAH

sumber : google Nak Apa Kabar Kamu? Anak Menjawab : lagi Nonton Bola ayah Jangan Kamu Sering Begadang Nak, Nanti bsa seperti ayah Ayah lihat sekarang ini Cuma bisa tiduran di Tempat tidur. Ayah semenjak masa muda sering begadang seperti kamu inilah akibat kejadian masa lalu yang ayah rasakan jangan seperti itu Nak ya....!!!!! Anak Menjawab : iya yah Inilah bukti kasih seorang ayah pada anaknya Dia tidak mau seperti masa lalunya Dia ingin keluarganya berubah Dan dia bersunguh-sunguh bekerja untuk keluarganya. ayah sangat berjasa bagi kita jangan pernah bersikap angkuh terhadap beliau ketegasan beliau mendidik anaknya lah sangat penting kita sering sekali merasa ayah kita marah Padahal Ayah kita Menangis di dalam hati Dia ingin Anaknya bisa manjadi orang sukses Doa ayah sangat berguna bagi kehidupan kita Maka bagi Kamu yang masih Ada ayah jangan sekali-kali menyianyiakan kesempatan langka ini umur kita tidak pernah tahu kapan...? mungkin kita be...

Saat Itu

Fatamorgana melingkari dunia kita Senja menyerbak semesta bertanya Kemanakah jiwa-jiwa yang dulunya penghapus lara Seperti embun yang menitik pada rumput itu Aku pelangi, warna biru kau tunjukkan pada ku Sebagai fantasi dalam lukisan cakrawala duniamu Penghapus rindu, alunan kata-katamu Aku sang penghibur kalbumu Namun semua itu kau ucapkan kala kita berada pada saat itu  Putri Mulya Sari Banda Aceh, 3 November 2013

Jangan Menangis Lagi

Sudah jangan menangis lagi... Aku tau kau kemarin bercerita.. Aku tau kau kemarin berbahagia.. Namun kini ku tau semua itu hanya dusta.. Aku hanya ingin katakan Sudah... Jangan menangis lagi... Kau lihat langit? Tampak biru tapi bukan Kalu lihat air? Tampak tenang tapi bergelombang Dan kau lihat hujan? Tampak menghancurkan tapi rahmad. Dan kini kau lihat dirimu Tampak tersenyum tapi bukan senyum an mu.. Benar,, semua tak ada yang sama dengan yang kau rasakan.. Kau lukis pelangi, namun mereka menodainya.. Kau taburkan bunga tanda cinta, namun mereka menghancurkannya.. Dan kau bagi rasa peduli, namun mereka hanya memanfaatkannya... Benar.. semua tidak ada yang seperti kau harapkan.. Kini aku hanya bisa katakan.. Sudah jangan menangis lagi.. Jika kau butuh bahu untuk mengadu.. Aku ada untukmu.. aku masih sama seperti dulu. Sahabatmu. Putri Mulya Sari 18 Maret 2016 pukul 23:08

SETITIK DEBU

sumber : Google Bias cahaya tak terangi jiwa Setitik debu, , samarkan pandangan Sebuah senyuman menebarkan misteri.. Tak ada arti goresan pena lukiskan cakrawalahati… Setitik debu… bermain di siklus kehidupan merangkul titian makna keindahan buyarkan busaran debu yang mengalun alun tak jua mampu terbangkan setitik debu yang terus mengganggu. Tanah sigupai, Oktober 2012

SAHABAT ISTIMEWA

Angin yang berhembus menusuk kalbu Terusik kenangan masa lalu itu terulang kembali akan menjadi kenangan yang indah Di balik ingatan ini terlintas sejenak kenangan masa lalu Tentang sosok sahabat Dia ada dikala susah maupun senang daku Hari-hari kami lalui kebahagian dan keceriaan mewarnai hari-hari kami Oh sahabatku dimanakah duhai engkau sekarang ini Aku rindu padamu Untuk bersua dan melajutkan kisah-kisah kita dahulu Duhai sahabatku ingatkan engkau kepada canda tawa kita dulu Duhai sahabatku ingkatkah engkau akan janji-janji setia yang pernah kita ikrarkan dulu Bila saja engkau tidak hadir di dalam hidupku Tentu, keceriaan dan kesenangan tak akan menghampiriku oh Sahabat sejatiku sungguh rasanya, aku ingin kita berjumpa kembali walaupun hanya sesaat Ya Rab kabulkan pintaku untuk berjumpa dengannya Ya Rab limpahkanlah kesehatan dan kesuksesan kepadanya Agar ia bisa menjadi seorang yang sukses dan mapan Terima kasih Ya Allah atas segala ni...

KASIH IBU

gambar by geogle Oh, Ibu, Jasamu begitu besar Selama 9 bulan engkau mengandungku Sakit dan cobaan engkau anggap suratan Hinaan dan cemoahan engkau amggap angin berlalu Terkandang sikap kerasku Rasa marahku Tak urung mengurangi kasih sayangmu padaku DI kala daku dalam kesusahan engkau hadir memberikan pelukan kepadaku Di kala daku kesakitan engkau datang merawatku Oh, Ibu tindakanmu kepadaku adalah keikhasalan semata tidak pernah terucap dalam lisan  pembalasan, akan segala tindakan yang telah engkau berikan Di saat daku pergi keperataun, engkau tulus menanti kepulanganku Tangisan dan rindu engkau simpan di dalam dadamu 30 puluh tahun sudah berlalu  kini anakmu meranjak  dewasa Tak ada sedikit pun permintaanmu kepadaku ketulusan dan keikhalasan mewarnai tindakanmu  Kini pun, engkau sudah tua,  kasihmu tidak sedikit pun memudar  terima kasih Ya Allah,  engkau telah mengirimkan kepada daku seorang malaikat...

TERIAKAN RELAWAN

sumber gambar dari google Hari-hari yang sepi Suara sengap dan diam Dunia seiring berputar Tanpa memperdulikan masalah yang ada Debu-debu berhamburan Esok hari menjelang pagi Canda tawa mengiringi Dunia ini terasa indah Woooiiiiiiiiiiiiii Pemerintah turun kau Rakyatmu hidup sengsara Hidup tidak tenang makanpun tidak enak Hidup di dunia ini aneh Orang berpikir untuk diri sendiri Tidak pernah memperdulikan orang lain Hanya untuk perut mereka. Sangat disayangkan Teriakan relawan seperti ombak dilautan Hanya menjadi pemandangan di sela-sela ada isu Inilah negara kami, negara seperti donggeng Orang baik dipenjarakan orang...