Lentera Malam

sumber gambar: www.makassarpromo.com



hari-hari yang kulewati telah berlalu
matahari pun telah mulai meningalkan cahayanya di Bumi ini
sepi, sengap manghampiri
akhirnya malam telah tiba

merinding-merinding badan ini
angin malam yang selalu berputar
ke barat atau ke timur
inilah rasanya malam telah tiba

terdiam, melamun, tetap tenang
aku terpojok di sudut ruangan
kain sarung dan bantal ada di dekatku
lentera cahaya kecil menerangi ruangan

tetesan demi tetesan lentera itu
seperti hidup manusia
lahir, berkembang, dan akhirnya meningal
inilah proses hidup

roda selalu berputar
tangisan demi tangisan ada di hidup ini
kapan kah lentera hidup ini berhenti...?
banyak orang-orang yang tidak bisa bersyukur dengan hidup

permintaan meningal selalu menghampiri
semoga dengan puisi ini orang-orang bisa bersyukur dengan hidup
jangan cuma mengikuti arus kehidupan
jika ingin sukses dan di kenal harus berani melewati harus kehidupan

sekian

Jakfar
pegiat political club dan mahasiswa IMPP

Posting Komentar

0 Komentar