Tangisan Perpustakaan



Dalam ruangan ini aku sendiri
Cuma bisa terdiam dan bersembunyi
Rupa aku seperti rupa yang tidak pernah di lihat
Hari demi hari aku lewati

Tidak satupun orang mau mampir
Inilah manusia zaman sekarang
Mau berubah tapi tidak berusaha
Di dalam Ingatan ini cuma beberapa yang mampir

Sedih-sedih, ibarat barang yang sudah usang
Di pakai jika lagi di butuhkan
Di Lihat hanya untuk menjadi pajangan
Semakin Usang rasanya

Kapan ini berhenti
Aku mau diri aku digunakan
bukan untuk jadi pajangan
kotornya aku bukan karena di gunakan

Aku mau menangis rasanya
Tidak ada satu orang pun menghampiri aku
Inikah Tanda kemajuan zaman
semua orang asyek dengan gadgetnya

Lentera kehidupan tdak ada lagi
Semuanya Kembali seperti masa kegelapan
Perpustakaan di jadikan tempat bar bukan untuk di baca-baca
 Kapan ini bisa berubah....?

Esok kah atau kapan
Lusa kah atau kapan
Mingu ini atau tahun depan
Semuanya mau berubah

Kita sebagai mahasiswa
Rajin-rajin Untuk ke perpustakaan
Ini semua untuk diri kalian
Pilihan ada di hadapan.

JAKFAR
pegiat Opini dan puisi
IMPP (Ikatan Mahasiswa Pemuda Pulo Kambing)
Share on Google Plus

About jakfar gereku

Penulis adalah pegiat Political Club. Isi dan konten tulisan menjadi tanggung jawab penulis. Lihat Daftar Kontributor.

1 komentar: