Kata Mereka Tentang Ospek

OSPEK (Foto by Google)

Ospek adalah kegiatan yang sudah menjadi kegiatan rutinitas setiap universitas di indonesia pada awal masa perkuliahan. pada dasar nya banyak hal-hal positif yang didapat dalam kegiatan tersebut. Akan tetapi tujuan yang lebih utama adalah menciptakan mentalitas yang kuat dalam menghadapi kerasnya era globalisasi sekarang ini. Selain itu juga ada sebuah nilai kebersamaan yang akan di dapat oleh para mahasiswa baru. Kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan para petinggi kampus cenderung menghilangkan nilai-nilai penting dalam kegiatan ospek tersebut hanya karena dugaan tindak kekerasan, pelecehan seksual, penyebaran paham sesat dan lain-lain yang belum tentu benar terjadi di dalam kegiatan ospek tersebut. Menurut saya hal yang lebih penting dilakukan adalah membuat sebuah regulasi tentang tata cara pelaksanaan ospek dan pihak-pihak mana saja yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut sehingga dugaan-dugaan yang ditakutkan dapat dielakkan.
Tarmizi, Mahasiswa Ilmu Politik, Fisip Unsyiah.

Pada umumnya ospek adalah masa yang kita lalui di saat kita menjadi mahasiswa baru yang menjadi kegiatan rutin dilakukan oleh setiap universitas. Pada hahikatnya ospek dilakukan untuk mengenalkan kampus kepada mahasiswa-mahasiswa yang baru memasuki lingkungan universitas, Tapi jika kita lihat sekarang ini, ospek berubah fungsi menjadi ajang balas dendam bagi para senior. Serta menimbulkan rasa takut mahasiswa baru untuk mengikuti kegiatan ospek. Sesungguhnya ada banyak hal positif yang kita dapat saat kita mengikuti ospek, jika ospek dilakukan dengan efektif dan tidak menggunakan kekerasaan. Contohnya seperti; kita dapat pengetahuan baru yang belum kita tau di sekitar lingkungan kampus, mendapat temen-temen baru, menumbuhkan percaya diri, dll. pada intinya ospek harus dilakukan guna membantu para mahasiswa baru  untuk mebangun karakter mereka . => thanks (^_^)<=
Vina Amalia Sholehah, Mahasiswa Ilmu Politik
Share on Google Plus

About jakfar gereku

Penulis adalah pegiat Political Club. Isi dan konten tulisan menjadi tanggung jawab penulis. Lihat Daftar Kontributor.

0 komentar:

Post a Comment